PT. Ganesha Environmental & Energy Services (PT.GEES)

(BPUDL Institut Teknologi Bandung)

EES

Mengelola Kualitas Udara dengan Mengendalikan Emisi Udara

Sumber Foto : pexel.com

Halo Sahabat lingkungan, kali ini admin ingin membagikan informasi menarik terkait dengan Mengendalikan Emisi Udara, yu kita mulai.

Pengelolaan kualitas udara adalah proses yang bertujuan untuk menjaga kualitas udara segar dan sehat bagi masyarakat. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas udara, seperti emisi dari kendaraan bermotor, pabrik, dan aktivitas pertanian.

Emisi udara adalah gas atau partikel yang dilepaskan ke atmosfer. Emisi udara dapat berasal dari berbagai sumber, seperti kendaraan bermotor, pabrik, dan aktivitas pertanian. Emisi udara dapat mempengaruhi kualitas udara dan menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Emisi udara dapat mengandung berbagai jenis gas dan partikel, seperti karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), nitrogen oksida (NOx), dan partikel debu.

Emisi udara juga dapat mengandung senyawa kimia yang berbahaya seperti logam berat dan polutan organik. Emisi yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor, pabrik, dan aktivitas pertanian merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas udara. Oleh karena itu, pengendalian emisi sangat penting dilakukan untuk menjaga kualitas udara.

Pengendalian emisi udara adalah proses yang dilakukan untuk mengurangi jumlah emisi yang dilepaskan ke atmosfer. Pengendalian emisi udara dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti mengatur jumlah kendaraan yang boleh beroperasi, mengatur tingkat emisi yang diizinkan, mengatur pola tanam, menggunakan teknologi yang ramah lingkungan, dan melakukan pemeliharaan rutin pada peralatan yang digunakan. Tujuan dari pengendalian emisi udara adalah untuk menjamin kualitas udara tetap sehat bagi masyarakat dan melindungi lingkungan dari kerusakan.

Pengendalian emisi udara adalah salah satu tindakan yang dapat dilakukan dalam pengelolaan kualitas udara.

Pengendalian emisi merupakan tanggung jawab bersama dari pemerintah, industri, dan masyarakat.

Pemerintah dapat melakukan pengendalian emisi dengan cara:

  1. Mengatur jumlah kendaraan yang boleh beroperasi di wilayah tertentu.
  2. Mengatur tingkat emisi yang diizinkan untuk kendaraan bermotor dan pabrik.
  3. Menetapkan standar emisi yang harus dicapai oleh industri.
  4. Mengatur pola tanam untuk mengurangi emisi dari aktivitas pertanian.

Industri juga dapat melakukan pengendalian emisi dengan cara:

  1. Menggunakan teknologi yang lebih ramah lingkungan.
  2. Melakukan pemeliharaan rutin pada peralatan yang digunakan untuk mengurangi emisi.
  3. Melakukan pengurangan emisi dengan cara mengoptimalkan proses produksi.

Selain itu, masyarakat juga dapat berperan dalam pengendalian emisi dengan cara:

  1. Menggunakan transportasi yang lebih ramah lingkungan, seperti bersepeda atau menggunakan transportasi umum.
  2. Memilih produk yang dihasilkan dengan proses yang ramah lingkungan.
  3. Memberikan dukungan kepada program pengendalian emisi yang dilakukan oleh pemerintah dan industri.

Dengan kerja sama yang sinkron dari ketiga pihak, emisi udara dapat dikurangi sehingga kualitas udara dapat ditingkatkan.

Daftar yuk Sahabat Lingkungan di Pelatihan Persetujuan Teknis untuk Emisi Udara agar Sahabat bisa mengetahui cara mengelola Kualitas Udara

Pertek Emisi Udara merupakan persetujuan teknis yang
harus dimiliki oleh usaha yang menghasilkan emisi udara
yang dilepas ke atmosfer. Penyusunan Pertek Emisi mengacu pada
PermenLHK No. 22 tahun 2021 dan PermenLHK 5 tahun 2021 

Pelatihan ini mengkaji secara komperhensif mengenai regulasi pengelolaan limbah
B3, pengelolaan limbah B3, identifikasi sistem tanggap darurat limbah B3, sistem dokumentasi limbah B3, dan memahami cara penanggulangan pencemaran dan pemulihan lingkungan hidup, mempersiapkan serta menyusun dokumen Pertek Limbah B3.

Pada pelatihan pemodelan kualitas udara menggunakan AermodCalpuffHysplit, peserta akan lebih memahami
bahwa dalam penggambaran proses pencemaran udara akan membutuhkan semua komponen/variabel pembentuknya lalu dengan menggunakan representasi logika dan matematika akan didapat pemodelan dari kualitas udara.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan ilmu dan wawasan tentang menyusun dokumen KLHS dan RPPLH yang ideal dan komprehensif.
Melalui pelatihan ini peserta akan belajar dari mulai tata cara menyusun KLHS dan RPPLH sampai dengan analisis data dan metode yang
digunakan.